✦ Fadilah Jamaah Tabligh

Tentang situs ini

Sumber, Metode, dan Cara Kami Memverifikasi Dalil

Fadilah adalah referensi belajar metode dakwah Jamaah Tabligh untuk pembaca umum dan generasi muda. Setiap halaman disusun dari sumber yang bisa ditelusuri — dan setiap hadis yang kami kutip diberi nomor kitab supaya bisa Anda periksa sendiri.

Prinsip kamiSatu kutipan tanpa nomor kitab adalah janji yang belum bisa dibuktikan. Karena itu sejak 2026 setiap sitasi hadis di situs ini memuat nomor kitab standar (penomoran sunnah.com) beserta status hadisnya.

Sumber utama

Bagaimana sebuah dalil lolos tayang

  1. Diambil dari sumber primer. Kutipan dicocokkan dengan teks asli kitab, bukan sekadar kutipan beredar di media sosial.
  2. Nomor kitab diverifikasi. Setiap hadis dicari di sunnah.com — nomor, nama kitab, dan perawinya dicek satu per satu; bila ternyata berbeda dari yang biasa dikutip, yang dipakai adalah temuan verifikasi (lihat catatan di halaman terkait).
  3. Status hadis dicantumkan. Shahih, hasan, atau catatan dhaif — disebut apa adanya, tanpa menyembunyikan penilaian ulama.
  4. Konteks ayat dilampirkan. Ayat dibaca bersama tafsir ringkas atau asbabun nuzulnya agar tidak dibaca keluar dari konteks.

Yang tidak kami lakukan

Ada koreksi atau pertanyaan?

Kalau Anda menemukan kutipan yang keliru atau ingin mengusulkan materi bayan, sampaikan langsung lewat WhatsApp Panorama Nur Mecca. Koreksi dari pembaca adalah bagian dari menjaga kebenaran ilmu.

إِنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ

“Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” — QS. At-Taubah: 120

Terima kasih sudah menelusuri sumbernya — semoga bermanfaat.Al-Qur’an

Bagikan

Klik untuk membagikan halaman ini ke WhatsApp, Telegram, atau media sosial. Jika bermanfaat, pahalanya mengalir bagi yang menyebarkannya.