قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا
Katakanlah: “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa seluruhnya.”
QS. Az-Zumar: 53
Kisah Sahabat terkait · pembunuh 99 nyawa yang diampuni
Dari Bani Israil ada seorang yang membunuh sembilan puluh sembilan nyawa, lalu mencari ulama paling tahu tentang taubat. Ketika diarahkan ke seorang abdi yang saleh, ia datang dan menceritakan dosanya — abdi itu menjawab bahwa tidak ada yang dapat mengampuninya kecuali Allah, lalu ia wafat. Orang itu pun membunuhnya pula (menjadi seratus), lalu keluar mencari ulama lagi.
Di tengah jalan ia ditanya: ke mana hendak pergi? Ketika menceritakan niatnya, ia diarahkan ke negeri tertentu. Di perjalanan ajal menjemputnya — maka ia mendekat ke negeri itu, lalu mati dalam keadaan hatinya condong kepadanya. Allah pun mengampuninya karena jarak yang ia tempuh demi mencari ampunan.
Kabar gembira untuk wabsi: tidak ada dosa yang menutup pintu taubat selama hamba masih hidup dan mau berbalik.
HR. al-Bukhari (kisah pembunuh dari Bani Israil).
Tema Bayan dalam Kategori Ini
Kabar gembira untuk yang istikamah
Sabda Nabi saw.: tidaklah seorang beristikamah atas suatu amal kecuali dicintai Allah — hadis qudsi riwayat Muslim.
Ampunan Allah lebih luas dari semesta
QS. Az-Zumar: 53 — rahmat yang mengalahkan murka; menenangkan orang yang merasa dosanya terlalu banyak.
Tujuh golongan yang dinaungi
Hadis populer riwayat Bukhari-Muslim: tujuh kelompok yang tidak tersentuh panas hari Kiamat — motivasi menggeser prioritas hidup.
Pahala kecil yang ditulis besar
Sedekah senyuman, menjaga diri dari perkara sia-sia, shalat dua rakaat — amal ringan dengan timbangan berat.
Kabar gembira untuk pengurus masjid
HR. Muslim: pengurus masjid adalah kekasih Allah — kabar baik bagi mereka yang menjaga kebersihan & kehormatan masjid.
Semangat baru setelah jatuh bangun
Orang yang bertaubat ibarat orang yang tanpa dosa (HR. Tirmidzi) — wabsah untuk yang merasa gagal berubah.